Nelayan Tewas Bersimbah Darah di Jalan Proyek Camplong, Polisi Kejar Terduga Pelaku

KRIMINAL, NEWS32 Dilihat

TARGETTEMPO.COM SAMPANG Suasana dini hari di kawasan Jalan Proyek, Dusun Pesisir, Desa Dharma Camplong, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, mendadak digemparkan dengan penemuan seorang nelayan dalam kondisi bersimbah darah.

Korban diketahui bernama Nurhasan (53), warga Dusun Rosong, Desa Banjar Tabulu. Ia ditemukan meninggal dunia di lokasi kejadian pada Kamis (10/9/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.

Peristiwa tersebut kini ditangani Polres Sampang. Tim Satreskrim bersama Polsek Camplong masih memburu pihak yang diduga terlibat dalam penganiayaan yang menyebabkan korban kehilangan nyawa.

Kapolres Sampang AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melalui Kasi Humas AKP Eko Puji Waluyo membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Benar bahwa di wilayah hukum Polsek Camplong Polres Sampang telah terjadi tindak penganiayaan terhadap seorang laki-laki sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia di tempat,” ujar AKP Eko Puji Waluyo.

Dari informasi awal yang dihimpun kepolisian, kejadian bermula ketika korban berjalan pulang setelah mencari ikan di laut. Korban kemudian menuju jalan kampung untuk mengambil sepeda motor miliknya.

Namun, saat berada di lokasi tersebut, korban diduga mengalami penghadangan oleh seseorang. Identitas maupun keberadaan terduga pelaku masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.

Akibat kejadian itu, korban mengalami sejumlah luka pada tubuhnya hingga akhirnya meninggal dunia di lokasi.

Pemeriksaan awal petugas menemukan luka cukup serius di beberapa bagian tubuh korban, di antaranya kepala sebelah kiri, pipi kiri, bahu kanan, serta bagian depan perut.

Kendati demikian, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan medis dan visum et repertum untuk memastikan penyebab serta mekanisme kematian korban.

Sejumlah barang milik korban juga diamankan petugas sebagai bagian dari kepentingan penyelidikan. Di antaranya sepeda motor Honda Supra X warna hitam dengan nomor polisi L 3881 EZ, tas berwarna hitam, telepon seluler Oppo, serta uang tunai senilai Rp884.000.

Kapolsek Camplong IPTU Dwi Abdillah bersama tim Identifikasi Polres Sampang telah melakukan penanganan awal di lokasi. Jenazah korban selanjutnya dibawa ke RSUD Sampang untuk proses pemeriksaan medis.

Sementara itu, Tim Buser Satreskrim Polres Sampang bersama jajaran Polsek Camplong masih melakukan pendalaman untuk mengungkap rangkaian kejadian, mencari motif, serta mengidentifikasi pihak yang diduga sebagai pelaku.

Polisi juga mengajak masyarakat yang mengetahui atau memiliki informasi berkaitan dengan peristiwa tersebut untuk segera menyampaikannya kepada pihak kepolisian agar kasus dapat segera terungkap.

REDAKSI