TARGETTEMPO.COM
JEMBER – Lagi dan lagi, kiprah Dr. Hj. Lia Istifhama, S.Sos., S.Sos.I., M.E.I. mendapat pengakuan. Senator asal Jawa Timur yang dikenal cantik, humble, dan dekat dengan berbagai lapisan masyarakat ini kembali menerima penghargaan bergengsi.
Kali ini, Ning Lia meraih Radar Jember Award 2026 dalam kategori The Inspirational Women Leadership and Community Empowerment. Penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas dedikasi dan konsistensinya dalam mengawal aspirasi masyarakat serta mendorong pemberdayaan di berbagai sektor.
Penghargaan diserahkan dalam ajang Radar Jember Award 2026 yang digelar di Hotel Fortuna Jember. Direktur Radar Jember, Abdul Choliq Baya, menyampaikan bahwa penghargaan diberikan kepada tokoh publik dan instansi yang dinilai memiliki kontribusi, dedikasi, serta prestasi nyata bagi masyarakat.
Bagi Lia Istifhama, penghargaan ini bukan yang pertama. Sebelumnya, pada 30 Juli 2026, putri KH Masykur Hasyim tersebut juga menerima Radar Surabaya Award 2026 dalam kategori Politisi Idola Gen Z.
Dua penghargaan dari dua kota berbeda itu seakan menjadi penegasan bahwa gaya kepemimpinan Ning Lia yang humanis dan komunikatif mampu mendapat tempat di tengah masyarakat, termasuk generasi muda.
Dalam Radar Jember Award 2026, hadir pula perwakilan Gubernur Jawa Timur yang diwakili Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, kepala daerah dan perwakilan dari sejumlah wilayah Tapal Kuda, serta para pejabat dan perwakilan lembaga lainnya.
Predikat The Inspirational Women Leadership and Community Empowerment dinilai sejalan dengan kiprah Ning Lia yang selama ini aktif membangun komunikasi langsung dengan masyarakat. Tidak hanya hadir dalam forum-forum resmi, senator perempuan Jawa Timur ini juga kerap turun langsung dalam kegiatan sosial, edukasi, pemberdayaan masyarakat, hingga berdialog bersama perempuan, pemuda, pesantren, pelaku UMKM, dan berbagai kelompok masyarakat lainnya.
Perhatian Ning Lia juga menjangkau beragam sektor, mulai dari pemberdayaan perempuan dan generasi muda, penguatan pesantren, pengembangan UMKM, zakat produktif, hingga kepedulian terhadap lingkungan melalui gerakan penanaman pohon.
Menurut Ning Lia, penghargaan bukanlah garis akhir dari sebuah pengabdian. Justru, penghargaan menjadi pengingat sekaligus motivasi untuk terus menjalankan amanah yang diberikan masyarakat.
“Karena saya mengabdi sebagai seorang pejabat, tentu penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya,” ujar senator yang dikenal humble tersebut.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Radar Jember yang dinilainya memiliki peran penting dalam membangun wawasan masyarakat melalui pemberitaan yang positif dan konstruktif.
Menurut Ning Lia, di tengah kompetisi global yang semakin ketat, media massa memiliki posisi strategis dalam memperkuat ketahanan bangsa.
“Kita bicara Indonesia saat ini di tengah kompetisi global. Salah satu fondasi ketahanan bangsa adalah dunia media. Semoga media seperti Radar Jember terus menyuarakan hal-hal positif di tengah masyarakat sehingga media dan masyarakat sama-sama berkembang,” tuturnya.
Ning Lia juga menaruh perhatian besar terhadap peran perempuan di parlemen. Menurutnya, kehadiran perempuan dalam lembaga perwakilan memiliki kekuatan tersendiri karena perempuan memiliki kepekaan sosial, kepedulian, ketangguhan, serta naluri keibuan yang dapat menjadi modal penting dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.
“Peran senator perempuan sangat penting karena perempuan memiliki karakter peduli, kuat, dan naluri keibuan. Kepekaan yang tinggi itu menjadi modal dalam menjalankan tanggung jawab sebagai anggota DPD,” jelasnya.
Ia pun mendorong perempuan di berbagai daerah agar tidak ragu mengambil peran dan menyuarakan aspirasi masyarakat.
“Kalau kita bicara fungsi legislasi dan kolektif kolegial, bukan berarti anggota DPD tidak bisa bersuara. Tentu bisa bersuara,” tegasnya.
Kepada kaum perempuan, Ning Lia juga memberikan pesan sederhana, namun penuh makna.
“Teruslah berperan, jangan sampai baperan,” pesannya.
Terkait target ke depan, senator cantik asal Jawa Timur ini menegaskan bahwa dirinya tidak menjadikan penghargaan sebagai tujuan utama. Fokusnya tetap satu: menjalankan amanah masyarakat dengan maksimal selama masa jabatan.
“Targetnya bagaimana kita menjalani masa jabatan secara optimal. Apa yang menjadi tugas, kita lakukan dan kita penuhi,” katanya.
Bagi Ning Lia, konsistensi dalam pengabdian jauh lebih penting daripada sekadar mengejar penghargaan. Ia ingin memastikan setiap amanah yang diberikan masyarakat Jawa Timur dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Bagaimana masa jabatan ini kita jalani dengan baik dan seluruh tugas selama menjabat bisa kita penuhi. Itu target saya,” pungkasnya.
Penghargaan boleh datang lagi dan lagi. Namun bagi Ning Lia, yang terpenting bukan seberapa banyak apresiasi yang diterima, melainkan seberapa besar manfaat yang bisa diberikan kepada masyarakat. Barangkali, di situlah letak alasan mengapa senator cantik dan humble asal Jawa Timur ini selalu banjir apresiasi.
(Anil)
