Hotspot Terdeteksi Satelit, Polisi Pastikan 5 Hektare Lahan Tebu di Lebaksiu Sudah Padam

Lebaksiu, Targettempo.com – Polisi memastikan kebakaran lahan tanaman tebu di Desa Dukuhdamu, Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal, telah padam setelah titik panas terdeteksi melalui pemantauan satelit NASA NOAA-20.

Personel Polsek Lebaksiu melakukan pengecekan langsung ke lokasi pada Jumat (4/9/2026), menyusul munculnya hotspot dengan tingkat kepercayaan medium pada koordinat -7,0060600, 109,0981000.

Dari hasil pemeriksaan di lapangan, titik panas tersebut diketahui berasal dari kebakaran lahan tebu yang berada di atas Tanah Bengkok Pemerintah Desa Slarang Kidul. Kebakaran terjadi pada Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 23.00 WIB dan berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.30 WIB pada Jumat pagi.

Saat petugas datang untuk melakukan verifikasi pada siang hari, tidak ditemukan lagi api yang menyala. Area tanaman tebu yang terdampak diperkirakan mencapai lima hektare.

Tidak ada korban jiwa maupun laporan kerugian materiil dalam kejadian tersebut.

Kapolsek Lebaksiu IPTU Wawan Prasetyo, SH, mengatakan pengecekan lapangan dilakukan untuk memastikan informasi yang diperoleh dari pemantauan satelit sesuai dengan kondisi sebenarnya.

“Setiap informasi hotspot perlu kami verifikasi secara langsung. Kami memastikan titik yang terpantau benar-benar dicek di lapangan, termasuk memastikan apakah masih terdapat api atau sudah padam,” kata Wawan.

Menurutnya, verifikasi juga menjadi bagian dari langkah deteksi dini guna mengantisipasi munculnya kembali titik api, terutama setelah kebakaran berhasil dipadamkan.

“Kami tetap melakukan pengecekan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi menyala kembali. Kami juga berkoordinasi dengan perangkat desa agar kondisi di sekitar lokasi tetap terpantau,” ujarnya.

Selain mengecek kondisi lahan, personel Polsek Lebaksiu berkoordinasi dengan perangkat Desa Slarang Kidul untuk memastikan situasi pascakebakaran tetap dalam pemantauan.

Polisi menilai pemanfaatan data hotspot satelit yang dilanjutkan dengan pengecekan langsung di lapangan penting untuk mempercepat deteksi dan penanganan potensi kebakaran lahan.

(Fauzi/Targettempo.com)