TARGETTEMPO.COM BANGKALAN Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di Jalan Raya Desa Paterongan, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Jumat (11/9/2026) pagi. Insiden tersebut melibatkan dua truk dan satu mobil pribadi hingga menyebabkan satu orang meninggal dunia.
Kasat Lantas Polres Bangkalan AKP Febry Hermawan menjelaskan, kecelakaan bermula ketika truk Hino bernomor polisi M 8508 UH yang dikemudikan M (41), warga Bangkalan, melaju dari arah barat menuju timur.
Saat melintasi jalan yang menanjak, truk tersebut diduga tidak mampu melewati tanjakan. Kendaraan kemudian bergerak mundur dan menghantam truk Mitsubishi Colt Diesel bernomor polisi M 9058 UA yang berada tepat di belakangnya.
Benturan tersebut kemudian mengenai mobil Toyota Avanza bernomor polisi M 1175 NM yang dikemudikan Syamsuri (30), warga Sampang. Ketiga kendaraan diketahui bergerak dari arah yang sama.
Akibat kerasnya benturan, truk Hino dan Mitsubishi kemudian terperosok ke jurang di sisi selatan jalan.
“Sesampainya di tempat kejadian di jalan menanjak tidak kuat menanjak, berjalan mundur bertabrakan dengan kendaraan Truk Mitsubishi Colt Diesel,” ujar AKP Febry dalam keterangan tertulis yang diterima Detik24jam.id, Jumat.
Dalam kecelakaan tersebut, pengemudi truk Mitsubishi meninggal dunia. Identitas korban hingga kini belum diketahui. Jenazah selanjutnya dievakuasi ke RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu Bangkalan untuk penanganan lebih lanjut.
“Akibat kecelakaan tersebut pengemudi kendaraan Mitsubishi Truck No.Pol M 9058 UA, identitas belum diketahui, meninggal dunia,” jelas AKP Febry.
Selain korban meninggal dunia, kecelakaan juga mengakibatkan satu orang mengalami luka-luka. Korban diketahui berinisial HM (48), warga Lumajang, yang merupakan penumpang truk Hino.
Sementara itu, kerugian materi akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp5 juta.
Petugas kepolisian telah melakukan penanganan di lokasi kejadian. Kasus kecelakaan tersebut masih dalam proses penyelidikan untuk mengetahui secara pasti rangkaian kejadian dan faktor penyebabnya.
REDAKSI












