Polri Dalami Community Policing Jepang, Dorong Penguatan Peran Bhabinkamtibmas

KEPOLISIAN, NASIONAL34 Dilihat

TARGETTEMPO.COM JAKARTA — Polri terus mengembangkan kemampuan personel pembinaan masyarakat (Binmas), khususnya Bhabinkamtibmas, dengan mempelajari praktik kepolisian berbasis masyarakat yang diterapkan di negara lain.

Salah satunya dilakukan melalui kunjungan delegasi Binmas Polri ke Jepang pada 3–11 September 2026. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari kerja sama Polri dengan Pemerintah Jepang melalui Japan International Cooperation Agency (JICA), dengan seluruh pembiayaan kunjungan mendapat dukungan dari Pemerintah Jepang melalui lembaga tersebut.

Delegasi Polri dipimpin Karo Kerma Kementerian/Lembaga Stamaops Polri Brigjen Pol M. Setyobudi DP, bersama Kapusdik Binmas Lemdiklat Polri serta sejumlah personel Binmas dan Bhabinkamtibmas. Total terdapat 10 personel yang mengikuti program pertukaran pengetahuan tersebut.

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, kunjungan ke Jepang memberikan kesempatan bagi personel Polri untuk mempelajari secara langsung penerapan community policing, terutama pola pelayanan kepolisian yang dekat dengan masyarakat.

“Personel Binmas dan Bhabinkamtibmas mendapatkan kesempatan bertukar informasi sekaligus melihat langsung penerapan community policing melalui petugas Koban dan Chuzaisho, khususnya dalam pencegahan kejahatan serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar Trunoyudo dalam keterangannya di Jakarta.

Menurutnya, pembelajaran tersebut relevan dengan tugas Bhabinkamtibmas yang selama ini menjadi salah satu garda terdepan Polri dalam membangun komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat di wilayah binaannya.

Selain mendalami sistem community policing, delegasi Polri juga melakukan kunjungan ke sekolah kepolisian tingkat prefektur di Jepang. Dalam kesempatan itu, delegasi bertukar informasi mengenai sistem pendidikan, pelatihan, serta pembentukan personel kepolisian.

Trunoyudo menyebut pertukaran pengetahuan di bidang pendidikan menjadi bagian penting dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia Polri.

“Pertukaran informasi terkait sistem pendidikan kepolisian menjadi salah satu upaya Polri meningkatkan kualitas sumber daya manusia, terutama personel yang nantinya menjalankan fungsi pembinaan masyarakat secara langsung di lapangan,” katanya.

Ia menegaskan, hasil kunjungan tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan pengembangan bagi pelaksanaan tugas Binmas di Indonesia. Polri akan mempelajari berbagai praktik yang dinilai relevan untuk kemudian disesuaikan dengan kebutuhan nasional.

“Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh dari kegiatan ini akan menjadi bahan bagi Polri untuk memperkuat pelaksanaan community policing di Indonesia. Praktik yang relevan dan sesuai dengan karakteristik masyarakat Indonesia akan dipelajari untuk kemudian diadaptasi dalam penguatan tugas Binmas dan Bhabinkamtibmas,” jelasnya.

Menurut Trunoyudo, penerapan konsep tersebut tetap harus mempertimbangkan kondisi sosial dan karakteristik masyarakat Indonesia. Dengan demikian, penguatan community policing diharapkan mampu mendukung pencegahan kejahatan, menjaga kamtibmas, sekaligus meningkatkan kepercayaan dan kedekatan antara polisi dengan masyarakat.

“Prinsipnya, hal-hal baik dari hasil pembelajaran ini akan kita ambil sebagai bahan penguatan, tentunya dengan menyesuaikan karakteristik dan kebutuhan masyarakat Indonesia,” pungkasnya.

TARGETTEMPO.COM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *