SURABAYA — Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Jawa Timur bersama PT Pruden Visi Utama (PRUVIU) resmi meluncurkan Sistem Monitoring & Mitigasi Risiko Keuangan Terpadu, yang diklaim sebagai sistem pertama di Indonesia yang dirancang khusus untuk memperkuat tata kelola dan ketahanan finansial koperasi. Peluncuran ini ditandai dengan kegiatan roadshow sosialisasi dan edukasi yang telah berlangsung selama sepekan di enam wilayah, yaitu Madura, Lamongan, Gresik, Tulungagung, Blitar, dan Malang.
Dalam kegiatan tersebut, Oetomo Sapto Amien, unsur Pimpinan Harian Bidang Penguatan Pemberdayaan dan Pengembangan KDKMP, menegaskan komitmen Dekopinwil Jawa Timur untuk terus hadir dan menjadi mitra strategis koperasi, bukan sekadar wadah organisasi. Kolaborasi dengan PRUVIU menjadi wujud nyata upaya mendorong koperasi semakin adaptif terhadap teknologi dan menerapkan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan pembiayaan.
“Kami ingin koperasi tumbuh lebih sehat, profesional, berbasis data, dan berdaya saing. Teknologi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan untuk menjaga keberlanjutan usaha koperasi di tengah dinamika industri jasa keuangan yang semakin ketat,” ujar Oetomo.
PRUVIU selaku mitra teknologi memperkenalkan platform informasi keuangan yang dirancang khusus untuk mendukung koperasi dalam melakukan mitigasi risiko. Fitur unggulan yang diperkenalkan meliputi: pengecekan riwayat kredit melalui integrasi SLIK OJK, pembentukan ekosistem SLIK Koperasi untuk berbagi data pembiayaan antarkoperasi, deteksi indikasi aktivitas judi online, serta pengembangan model scoring alternatif untuk menilai kelayakan calon anggota.
Dengan sistem ini, koperasi diharapkan dapat melakukan analisis risiko secara lebih komprehensif, objektif, dan berbasis data, sehingga keputusan pembiayaan dapat diambil secara lebih akuntabel. Hal ini sekaligus menjadi langkah preventif untuk membangun sistem peringatan dini terhadap potensi risiko kredit bermasalah maupun penyalahgunaan fasilitas pembiayaan.
Roadshow ini juga menegaskan pentingnya sinergi antara gerakan koperasi dan dunia teknologi. Ke depannya, kolaborasi ini berencana diperluas agar semakin banyak koperasi di seluruh Jawa Timur yang dapat mengakses edukasi, teknologi, dan solusi mitigasi risiko, demi mewujudkan koperasi yang mandiri, kuat, dan berkelanjutan.
(Tim Media).

















