Pemuda Sampang Tunjukkan Kepedulian, Bantu Petani Tembakau Cari Pasar di Tengah Musim Panen

BERITA UTAMA, NEWS37 Dilihat

TARGETTEMPO.COM SAMPANG — Kepedulian terhadap petani tembakau ditunjukkan seorang pemuda asal Desa Gunung Maddah, Kabupaten Sampang, Mohammad Nuryekin. Di tengah kondisi perdagangan tembakau yang dinilai belum sepenuhnya stabil, ia turut membuka peluang bagi petani dan perajang tembakau untuk memasarkan hasil panennya.

Aktivitas tersebut dilakukan di kawasan Taddan, Gunung Maddah dan sejumlah wilayah di sekitarnya. Mohammad Nuryekin terlihat aktif berkomunikasi dengan para perajang dan pedagang tembakau melalui telepon seluler dari kediamannya.

Sejumlah petani dan pedagang kemudian datang membawa contoh tembakau rajangan untuk melihat secara langsung kualitas hasil produksi. Salah satu wilayah yang menjadi perhatian antara lain Desa Taddan, Dusun Raba Jateh, Gunung Maddah dan kawasan sekitarnya.

Tembakau yang dibawa petani disebut mulai menunjukkan kualitas yang cukup baik, baik dari sisi warna, aroma maupun kondisi rajangan. Hal tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam upaya mempertemukan hasil produksi petani dengan pembeli.

Mohammad Nuryekin mengatakan, langkah tersebut tidak semata-mata berorientasi pada aktivitas perdagangan. Menurutnya, ada kepentingan sosial untuk membantu masyarakat agar hasil panen tembakau dapat segera terserap pasar.

“Tujuan saya bukan hanya berdagang. Saya ingin ikut menyerap aspirasi masyarakat dan membantu agar petani sama-sama mendapatkan rezeki. Kalau ada tembakau yang belum terjual, mudah-mudahan bisa segera mendapatkan pembeli,” ujarnya.

Kepedulian tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Mohammad dinilai memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan tidak hanya aktif dalam kegiatan perdagangan, tetapi juga berusaha membantu masyarakat ketika menghadapi persoalan ekonomi.

Salah seorang warga, Mohammad, mengapresiasi langkah yang dilakukan Nuryekin. Ia menilai kepedulian tersebut patut mendapat penghargaan karena dilakukan ketika kondisi perdagangan tembakau belum sepenuhnya menguntungkan petani.

Menurutnya, kualitas tembakau di kawasan tersebut mulai terlihat semakin baik, terutama dari warna dan aromanya. Bahkan, sejumlah hasil rajangan disebut mulai dilirik oleh pedagang maupun pihak yang berkaitan dengan gudang tembakau.

“Secara pribadi saya sangat mengapresiasi pemuda ini. Dari dulu dia memang peduli dengan siapa saja, apalagi sekarang memasuki musim tembakau. Kualitas tembakau mulai terlihat, baik dari warna maupun aromanya,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, Nuryekin juga disebut telah membawa puluhan bal tembakau untuk membantu proses penyerapan hasil produksi masyarakat.

Bagi petani yang masih menyimpan tembakau di rumah dan kesulitan mendapatkan pembeli, masyarakat dapat membawa contoh hasil rajangan untuk ditunjukkan kepada Nuryekin. Langkah tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif pemasaran sekaligus membantu petani menghadapi situasi perdagangan tembakau yang masih penuh tantangan.

Penulis: Irullmokonk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *