Driver Ojol Mojokerto Dilatih Pertolongan Darurat, Disiapkan Jadi Penolong Pertama Korban Kecelakaan

BERITA UTAMA, NEWS, POLRI463 Dilihat

MOJOKERTO, TARGETTEMPO.COM _Pengemudi ojek online (ojol) di Kota Mojokerto kini dibekali kemampuan pertolongan pertama untuk menghadapi situasi darurat di jalan. Sebanyak 70 driver mengikuti pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) yang digelar Satlantas Polres Mojokerto Kota.

Pelatihan bertajuk “Ojek Online Level Up, Garda Terdepan Penyelamat di Jalan” tersebut berlangsung di Aula Rupatama Polres Mojokerto Kota, Kamis (27/8/2026).

Kegiatan ini melibatkan Dinas Kesehatan Kota Mojokerto dan Jasa Raharja. Kapolres Mojokerto Kota AKBP Herdiawan Arifianto turut membuka langsung kegiatan yang berlangsung sekitar empat jam tersebut.

Herdiawan mengatakan, pelatihan digelar setelah pihak kepolisian menerima masukan dari komunitas ojol yang dalam aktivitas sehari-hari cukup sering menjumpai kecelakaan lalu lintas.

Menurutnya, kondisi korban kecelakaan dapat semakin buruk apabila penanganan awal dilakukan secara keliru. Karena itu, driver ojol dinilai perlu memiliki pemahaman dasar mengenai tindakan yang tepat sebelum korban mendapatkan penanganan tenaga medis.

“Teman-teman ojol sebenarnya sangat responsif, tetapi banyak yang tidak berani menolong karena takut salah tindakan. Lewat pelatihan bersama tim Dinkes, kami harap mereka memiliki pengetahuan medis dasar yang benar,” ujar Herdiawan.

Tak hanya materi PPGD, kepolisian juga mendorong pengemudi ojol berperan dalam membantu penanganan perkara kecelakaan lalu lintas. Mereka diharapkan tidak ragu menyampaikan informasi yang benar kepada petugas maupun menjadi saksi apabila melihat langsung suatu peristiwa.

Respons positif disampaikan Maulana, salah satu koordinator komunitas ojol. Ia menilai materi praktik yang diberikan bermanfaat karena situasi di jalan tidak selalu dapat diprediksi.

“Kami berterima kasih dan berharap ada pelatihan lanjutan. Di jalanan kami bisa menemui situasi apa saja, bahkan yang lebih parah,” katanya.

Koordinator ojol Shopee, Margono, juga berharap program serupa tidak berhenti pada satu kegiatan. Menurutnya, pelatihan berkelanjutan dapat meningkatkan kesiapan pengemudi ketika menghadapi kondisi darurat.

Satlantas Polres Mojokerto Kota berharap keterampilan tersebut membuat driver ojol memiliki peran lebih luas di tengah masyarakat. Selain menjadi pelopor keselamatan dan ketertiban berlalu lintas, mereka diharapkan mampu memberikan pertolongan awal yang tepat sembari menunggu petugas medis tiba di lokasi.

SAMSUL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *