Polri Perkuat Penanganan Hilangnya Kapal Virgo dengan Lima Posko DVI

NASIONAL22 Dilihat

TARGETTEMPO.COM JAKARTA – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengerahkan personel Disaster Victim Identification (DVI) untuk mendukung penanganan insiden hilangnya kapal Virgo yang berlayar pada rute Surabaya–Banjarmasin.

Sebanyak lima posko DVI disiapkan di sejumlah lokasi strategis di Jawa Timur dan Kalimantan Selatan. Pengerahan tersebut menjadi langkah antisipasi Polri untuk mendukung proses penanganan dan identifikasi apabila dalam proses pencarian ditemukan korban.

Di Jawa Timur, Posko DVI ditempatkan di Sumenep dengan kekuatan delapan personel, Rumah Sakit Bhayangkara (RSB) Surabaya sebanyak 20 personel, serta Pelabuhan Tanjung Perak dengan delapan personel.

Sementara di Kalimantan Selatan, Posko DVI berada di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin dengan 20 personel dan Ruang Otopsi RSB Banjarmasin yang diperkuat 15 personel.

Tak hanya itu, Tim DVI Rodokpol Pusdokkes Polri juga disiapkan untuk diberangkatkan. Tim yang berjumlah enam personel tersebut terdiri dari satu DNA expert dan lima personel lainnya. Keberangkatan tim menunggu petunjuk dan arahan pimpinan sesuai perkembangan situasi di lapangan.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, pengerahan personel DVI merupakan bentuk kesiapsiagaan Polri dalam mendukung penanganan insiden tersebut.

“Polri melalui tim DVI terus melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk mendukung proses penanganan hilangnya kapal Virgo. Personel ditempatkan di sejumlah titik strategis untuk memperkuat koordinasi, penanganan, dan proses identifikasi apabila ditemukan korban,” ujar Johnny, Senin (14/9/2026).

Ia menegaskan, seluruh personel DVI akan bekerja sesuai prosedur dan mengedepankan ketelitian dalam setiap tahapan identifikasi.

“Tim DVI akan bekerja secara profesional, mengedepankan ketelitian dan prosedur identifikasi korban. Polri juga terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait agar setiap perkembangan dapat ditangani secara cepat dan tepat,” katanya.

Pengerahan personel tersebut menunjukkan kesiapan Polri untuk memberikan dukungan dalam setiap tahapan penanganan insiden, sekaligus memastikan proses identifikasi dapat dilakukan secara profesional apabila terdapat korban yang ditemukan.

TARGETTEMPO.COM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *