Pembangunan Sanggar Seni Pandanrejo, Kuatkan Budaya Lokal

NASIONAL, NEWS143 Dilihat

TARGETTEMPO.COM Kota Batu – Pembangunan gedung sanggar seni Desa Pandanrejo Kecamatan Bumiaji Kota Batu mulai berjalan sudah mencapai 35% sejak bulan Agustus 2026. Pembangunan sanggar tersebut berada di atas tanah aset desa persisnya di lingkungan kantor desa Pandanrejo.

Tujuan dan sasaran dari pembangunan sanggar seni itu sesuai visi misi Kades Pandanrejo Abdul Manan,S.Sos sejak lima tahun sebelumnya. Asas manfaatnya pembangunan itu, untuk memberikan fasilitas warga desa Pandanrejo yang memiliki bakat seni budaya maupun potensi lainya.

“Berdasarkan pantauan dari Pemdes Pandanrejo dan berkat usulan warga, bahwa warga Pandanrejo banyak memiliki ragam seni dan budaya yang tetap diapresiasikan. Maka hal ini Pemdes memberikan pelayanan pada masyarakat terkait wadah maupun tempat gedung sanggar seni yang memadai sesuai kebutuhannya,”terang Abdul Manan,”Jumat(4/9/2026).

Ditambahkan pula bahwa, warga desa Pandanrejo banyak memiliki potensi seni dan budaya, seperti halnya tarian sanduk, seni bantengan,pencak silat, juga kegiatan karang taruna maupun kegiatan PKK. Maka pembangunan sanggar seni budaya mendesak yang harus diwujudkan oleh Pemdes Pandanrejo.

Harapannya semoga pembangunan gedung sanggar seni memiliki asas manfaat strategis untuk mendukung bergeraknya roda perekonomian desa Pandanrejo secara menyeluruh.

“Tak kala pentingnya juga Sebagai fasilitas publik serta menguatkan dan melestarikan budaya lokal dan sebagai konservasi tradisi. Juga manfaatnya menjadi wadah utama untuk menjaga,merawat seni budaya yang dimiliki sejak dulu,”papar Abdul Manan.

Semoga pembangunan gedung sanggar seni akan turut memberikan tempat yang layak dan representatif bagi para pelaku seni lokal untuk berlatih dan menampilkan karya mereka tanpa perlu ada ruang keterbatasannya.

Kesempatan itu, Juki selaku bidang yang melaksanakan pembangunan sanggar seni menambahkan, ini akan bisa menciptakan regenerasi pendidikan karakter pada generasi muda.

Juga menjadi ruang pelatihan dan transfer ilmu dari para maestro seni senior kepada anak-anak serta remaja di desa Pandanrejo. Hal itu tujuannya berorientasi mempertahankan budaya lokal agar tidak terimbas fatal oleh perkembangan budaya luar.

Semoga pembangunan sanggar seni itu,benar-benar berdampak dan berafiliasi sebagai desa wisata mandiri yang di dukung pula dengan adanya wisata petik setrowberi sebagai ikon desa Pandanrejo. (Wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *