Tabalong – Dalam rangka mempererat hubungan silaturahmi sekaligus menjaga kedekatan TNI dengan masyarakat, Babinsa Koramil 1008-03/Tanjung, Kopda Ilham, melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) bersama warga binaannya di Desa Kambitin Raya, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Tabalong, Rabu (21/10/2026).
Kegiatan Komsos merupakan salah satu metode pembinaan teritorial yang rutin dilaksanakan Babinsa untuk membangun komunikasi, memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta mengetahui secara langsung kondisi sosial dan perkembangan situasi di wilayah binaan.
Melalui interaksi secara langsung dengan masyarakat, Babinsa dapat menggali informasi, mendeteksi perkembangan situasi sejak dini, sekaligus mengetahui berbagai persoalan dan kesulitan yang dihadapi warga. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat juga menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa aman, memperkuat kepercayaan, serta mendorong terciptanya lingkungan yang harmonis dan kondusif.
Dandim 1008/Tabalong, Letkol Inf Alexander Allan Primadi, S.E., menegaskan bahwa Babinsa merupakan ujung tombak satuan kewilayahan yang memiliki peran penting dalam menjangkau masyarakat hingga ke pelosok wilayah binaan.
“Babinsa bukan hanya hadir untuk bercengkerama atau sekadar menjalin silaturahmi dengan warga. Lebih dari itu, Babinsa harus mampu menggali informasi, memahami perkembangan situasi di wilayah, serta menjadi pendengar yang baik bagi setiap kesulitan dan keluhan masyarakat,” tegas Dandim.
Menurutnya, komunikasi yang terjalin dengan baik akan membantu Babinsa memperoleh informasi secara langsung dan akurat dari masyarakat. Dengan demikian, setiap potensi permasalahan dapat diketahui lebih awal sehingga dapat dikoordinasikan dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan.
Dandim juga menekankan agar seluruh Babinsa senantiasa menjaga kedekatan dengan masyarakat, mengedepankan sikap humanis, serta hadir memberikan manfaat nyata bagi warga binaannya.
Melalui kegiatan Komsos ini, Kodim 1008/Tabalong terus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus memastikan kehadiran Babinsa benar-benar dirasakan masyarakat, tidak hanya sebagai aparat kewilayahan, tetapi juga sebagai mitra dan pengayom dalam menghadapi berbagai persoalan di lingkungan mereka.(Pendim 1008/Tbg).







