TARGETTEMPO.COM SUMENEP Upaya memperkuat komunikasi dengan masyarakat terus dilakukan Kapolresta Sumenep Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu, S.H., S.I.K., M.H. Salah satunya melalui kegiatan Sambung Roso bersama Forkopimcam, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pendidikan, serta 14 kepala desa se-Kecamatan Saronggi.
Kegiatan yang digelar di Taman Dreamland, Jalan Raya Sumenep–Pamekasan, Dusun Bun Malang, Desa Saronggi, Jumat (11/9/2026) malam, menjadi ruang dialog untuk menyerap berbagai aspirasi sekaligus membahas perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Saronggi.
Sekitar 50 peserta hadir dalam kegiatan yang berlangsung mulai pukul 19.30 hingga 22.00 WIB tersebut. Selain unsur Forkopimcam dan para kepala desa, kegiatan juga diikuti jajaran PJU Polresta Sumenep, Polsek Saronggi, Koramil 0827/06 Saronggi, BLUD Puskesmas Saronggi, KUA Saronggi, penyuluh pertanian, kelompok kerja kepala sekolah, pengawas SD, kepala sekolah SMP, serta sejumlah elemen masyarakat.
Dalam dialog tersebut, Kapolresta Sumenep menegaskan bahwa menjaga kondusivitas wilayah membutuhkan keterlibatan seluruh unsur, bukan hanya mengandalkan peran kepolisian.
Menurutnya, komunikasi langsung dengan masyarakat penting untuk mengetahui persoalan yang berkembang sekaligus mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini.
“Melalui Sambung Roso ini, kami ingin membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat. Silakan sampaikan informasi, keluhan maupun masukan. Dengan komunikasi yang baik, berbagai persoalan dapat kita cegah dan selesaikan bersama,” ujar Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu.
Ia juga mengajak pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pendidikan, TNI, serta seluruh warga untuk menjaga kerukunan dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan masing-masing.
Kapolresta menilai sinergi lintas sektor merupakan modal penting dalam menciptakan situasi wilayah yang aman, nyaman, dan kondusif.
“Polri tidak bisa bekerja sendiri. Sinergi dan kebersamaan dengan pemerintah daerah, TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pendidikan dan seluruh masyarakat sangat penting dalam menjaga situasi kamtibmas,” tambahnya.
Kegiatan Sambung Roso diharapkan tidak berhenti sebagai forum pertemuan, tetapi menjadi sarana komunikasi berkelanjutan antara kepolisian dan masyarakat. Dengan keterbukaan informasi, berbagai persoalan sosial maupun potensi gangguan keamanan diharapkan dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti secara bersama-sama.
Kapolresta Sumenep pun mengajak seluruh elemen masyarakat Saronggi untuk terus mempertahankan suasana guyub serta memperkuat kepedulian terhadap lingkungan.
“Dengan komunikasi, kepedulian dan kebersamaan, mari kita wujudkan Saronggi yang aman, nyaman dan guyub,” pungkasnya.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, lancar, dan kondusif.
HUMAS POLRESTA SUMENEP
REDAKSI









