Bhabinkamtibmas Dampingi Petani Kedungjajang, Dorong Penguatan Ketahanan Pangan Desa

POLRI20 Dilihat

TARGETTEMPO.COM LUMAJANG – Upaya memperkuat ketahanan pangan dari tingkat desa terus dilakukan jajaran Polsek Kedungjajang, Polres Lumajang. Melalui peran Bhabinkamtibmas, kepolisian hadir mendampingi warga dalam pengelolaan lahan pertanian jagung sekaligus mendorong pemanfaatan pekarangan untuk pangan bergizi.

Pendampingan tersebut dilaksanakan di Dusun Krajan, Desa Krasak, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, Senin (14/9/2026). Kehadiran petugas menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam mewujudkan ketahanan dan kemandirian pangan masyarakat.

Bhabinkamtibmas tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga berkomunikasi langsung dengan para petani. Interaksi tersebut dimanfaatkan untuk mengetahui perkembangan tanaman, kendala dalam pengelolaan lahan, hingga potensi pemanfaatan pekarangan rumah sebagai sumber pangan keluarga.

Kapolsek Kedungjajang menyampaikan bahwa keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam sektor pertanian merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, pendampingan secara langsung di lapangan diharapkan mampu memberikan motivasi kepada petani sekaligus menjaga agar lahan produktif dapat dimanfaatkan secara optimal.

“Kami ingin Bhabinkamtibmas tidak hanya hadir dalam menjaga kamtibmas, tetapi juga menjadi bagian dari upaya masyarakat meningkatkan ketahanan pangan. Pendampingan kepada petani akan terus dilakukan sesuai kebutuhan di lapangan,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, petugas juga mengajak masyarakat menjaga keberlanjutan pengelolaan lahan dan memanfaatkan lingkungan sekitar secara produktif. Kolaborasi antara kepolisian dan warga dinilai penting untuk membangun kemandirian pangan yang dimulai dari keluarga dan lingkungan desa.

Polsek Kedungjajang berharap pengembangan tanaman jagung dan pekarangan pangan bergizi di Desa Krasak dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Selain membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga, hasil pertanian diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan warga.

“Semoga tanaman jagung yang dikembangkan masyarakat dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan panen maksimal. Dari desa, kita bersama-sama mendukung terwujudnya ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional,” pungkasnya.

TARGETTEMPO.COM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *